‎Satgasus Selindung Sita 31 Kiloggram Bijih Timah dari Speedboat Gaib

Lokal



‎BANGKA BARAT, Actadiurma.id — Tim Satuan Tugas Sektor Khusus (Satgasus) wilayah Perairan Selindung dan Jungku kembali mengagalkan upaya penyelewengan biji timah, pada Senin (11/08/2025) malam.

‎Barang bukti bijih timah seberat 30 Kilogram berhasil diamankan dari speedboat berwarna hijau beruliskan Abel.

‎Giat kali ini berbeda, patroli difokuskan kepada speedboat angkutan CV serta penbambang yang sedang parkir di sepanjang bibir pantai.

‎Kronologis bermula saat Satgas Sektor Khusus menggelar operasi pengecekan speed boat yang terparkir di garis pantai. Tepat pukul 18.50 WIB, satu per satu speed diperiksa. Enam speed pertama nihil temuan. Namun  kecurigaan tim tertuju pada speed ketujuh yang berjarak agak jauh dari bibir pantai.

‎Naluri Tim Satgasus tidak meleset. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu karung berisikan biji timaah, serta satu wadah berisi biji timah yang disembunyikan di bawah karpet merah.  Namun baik penambang, pemilik ponton ataupun operator speed tidak satu pun yang berada dilokasi.

‎Speed tersebut kemudian digandeng menuju darat, serta bijih timah dibawa ke  penimbangan di pos darat. Setelah ditimbang, sebanyak 31 kilogram biji timah berhasil disita. Barang bukti tersebut langsung diamankan ke Gudang Gemuruh.

‎M.Yamin, Danunit Satgasus Perairan Selindung dan Jungku mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan hukuman berjenjang bagi pemilik speed tersebut.

‎”Speed ini kita tarik kepinggir, kemudian kita karantina selama tiga hari tidak boleh beroperasi, terhitung mulai besok. Jika speed yang sama melakukan pelanggaran kedua, akan kita karantina selama tujuh hari, ketiga kali akan kami sita,” tegasnya.

‎Dirinya juga tidak henti menghimbau pemilik ponton maupun penambang untuk mengubah pola pikir dalam mencari rejeki, agar menggunalan cara yang benar.

‎”Saya ingin mengatakan ubahlah pola fikir kalian, jangan pernah berfikir untuk mengelapkan hasil tambang, hidup ini ada batasnya, cari rejeki jangan menghalalkan segala cara. Saya himbau stop berbuat tidak benar dalam mencari rejeki,  ikhtiarlah dengan cara yang benar. Jika ikhtiarnya salah, inilah akibatnya.

‎Operasi ini belum berakhir. Tim Satgas masih memburu pemilik asli speed “Abel” dan menelusuri jaringan yang terlibat di balik peredaran biji timah ilegal tersebut.