JAKARTA, ACTADIURMA – Baru saja beberapa waktu lalu masyarakat dibuat kecewa lantaran adanya Pertamax oplosan, kini lagi-lagi rakyat dibikin geleng-geleng kepala. Sebab, sekarang terbit beras oplosan.Terkuaknya beras oplosan itu setelah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan ke sejumlah perusahaan produsen dan distributor beras.
Dari hasil pemeriksaan itulah, polisi menemukan diduga beras oplosan lantaran ada pelanggaran mutu dan takaran dalam produk yang beredar di pasaran. Hal tersebut dibenarkan Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf. Menurutnya, proses pemeriksaan pada sejumlah perusahaan besar pun masih berlangsung. “Betul, masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri Helfi kepada wartawan, dilansir Minggu 13 Juli 2035.
Menariknya beras-beras oplosan itu merupakan yang premium dan beredar di pasaran. Adapun beras-beras diduga oplosan yang dipasarkan merupakan produksi dari Wilmar Group di antaranya Sania, Sovia, Fortune, dan Siip.
Lalu, Beras Premium Setra Ramos, Beras Pulen Wangi, Food Station, Ramos Premium, Setra Pulen, dan Setra Ramos buatan Food Station Tjipinang Jaya. Selanjutnya, Raja Platinum dan Raja Ultima produksi PT Belitang Panen Raya, serta beras merek Ayana produksi PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).
Terkait adanya beras oplosan yang beredaran di pasaran, polisi pun memanggil perusahaan-perusahaan produksi beras tersebut untuk dimintai keterangan.
