Basarnas Evakuasi Nelayan Kurau yang Alami Mati Mesin

Lokal

PANGKALPINANG, Actadiurma.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima informasi kejadian yang menimpa seorang nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Belatok desa Kurau, Bangka Tengah.

Korban dengan inisial Z”(L/55) yang merupakan warga desa Kurau tersebut sebelumnya pada 16 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB berangkat dari dermaga Kurau menggunakan perahu nelayan untuk memancing ikan pada fishing ground di seputaran perairan Belatok.

Keluarga korban sempat menghubungi korban pada pukul 20.00 WIB dan mendapatkan info bahwa korban masih memancing di perairan Belatok. Keluarga korban mencoba menghubungi korban Kembali pada pukul 22.30 WIB, namun korban tidak dapat dihubungi.

Kemudian keluarga korban melakukan pencarian hingga sore hari terhadap korban di sekitaran perairan Belatok namun keberadaan korban beserta perahu tidak ditemukan. Informasi tersebut kemudian dilaporkan ke Kansar Pangkalpinang oleh keluarga korban untuk meminta bantuan SAR.

Menerima informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju LKP Menggunakan RBB (Rigid Bouyancy Boat) untuk mencari keberadaan korban. Tim SAR yang didukung oleh Tim Rescue Kansar Pangkalpinang dan ABK KN SAR Karna kemudian menerima informasi dari keluarga korban bahwa korban dapat dihubungi dan mengalami mati mesin serta hanyut jauh dari lokasi awal korban memancing ke arah utara.

Tim SAR yang menerima informasi tersebut bergegas menuju lokasi korban hingga pada pukul 07.27 WIB tim berhasil menemukan keberadaan korban di atas kapal dengan Jarak 8.4 Nautical Mile dari lokasi terakhir korban memancing dengan kondisi selamat namun mesin kapal dalam keadaan mati.

Tim SAR Kemudian membawa korban serta menarik kapal korban menuju dermaga PT.S Pangkalbalam.

“Info kejadian kita terima dari keluarga korban pada pukul 03.44 WIB, kemudian kita mengerahkan tim untuk mencari korban. Setelah dilakukan upaya pencarian selama beberapa jam, korban berhasil kita temukan berada di atas kapal yang mengalami mati mesin dan korban dalam keadaan selamat. Selanjutnya kita menginformasikan kepada keluarga korban dan membawa korban menuju dermaga KN SAR Karna. Terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan kepada kita Basarnas dalam upaya pencarian terhadap korban. Kami selalu berupaya meningkatkan pelayanan SAR agar respon lebih cepat dan korban dapat dengan cepat diselamatkan”ucap I Made Oka Astawa, Kepala Kantor SAR Pangkalpinang.