TOKYO, ACTADIURMA.ID – Beijing mengecam pada hari Kamis (12 Juni) apa yang disebutnya sebagai “perilaku berbahaya” oleh sebuah pesawat militer Jepang di atas Pasifik setelah Tokyo mengatakan jet tempur China terbang sangat dekat dengan pesawatnya pada akhir pekan.
Pemerintah Jepang telah mengeluh kepada China atas insiden tersebut, di mana tidak ada personel militer Jepang yang dilaporkan terluka.
Sebuah jet tempur J-15 China dari kapal induk Shandong membuntuti sebuah pesawat patroli P-3C Jepang selama 40 menit pada hari Sabtu, menurut kementerian pertahanan Jepang.
Dua jet J-15 kemudian melakukan hal yang sama selama 80 menit pada hari Minggu.
“Selama periode yang panjang ini, jet-jet tempur itu terbang sangat dekat dengan P-3C, dan terbang dalam jarak 45m” dari pesawat patroli pada kedua hari itu, kata seorang pejabat dari kementerian Jepang kepada AFP.

Pada hari Minggu, jet-jet tempur Tiongkok melintasi wilayah udara sekitar 900m di depan pesawat patroli P-3C Jepang pada ketinggian yang sama – jarak yang dapat dicapai P-3C dalam beberapa detik dengan kecepatan jelajah, kata Tokyo.